Tag Archives: softcase

iPhone 7 Plus Bakal menggunakan dua modul kamera Ada Kamera “Wide” dan “Tele”

Apple dikabarkan bakal mengeluarkan iPhone 7 Plus dengan peningkatan kemampuan kamera. Nggak tanggung-tanggung, salah satu prediksi menyebutkan fitur berupa dua kamera belakang.

Prediksi tersebut dilontarkan oleh analis dari KGI Securities, Ming-Chi Kuo, yang memang kerap membocorkan informasi mengenai gadget terbaru Apple.

Sebagaimana dilansir dari KompasTekno, Senin (1/2/2016), indikasinya adalah langkah jagoan teknologi itu mengakuisisi LinX, sebuah startup Israel yang khusus mengembangkan modul multi kamera untuk ponsel.

Kuo juga memprediksi bahwa Apple akan merilis iPhone 7 dan iPhone 7 Plus pada 2016.

Menurut dia, iPhone 7 hanya berbekal kamera iSight seperti biasa. Sedangkan iPhone 7 Plus ditawarkan dalam dua pilihan, yaitu model yang menggunakan satu modul kamera dan model lain yang menggunakan dua modul kamera.

Dua modul kamera itu, jika benar terwujud, sama-sama memiliki resolusi 12 megapiksel. Namun salah satunya dirancang khusus untuk memiliki sudut pemotretan yang lebih lebar (wide angle), sedangkan satu lagi memiliki lensa tele untuk menjepret foto obyek di kejauhan.

Dengan kombinasi dua jenis lensa tersebut, ponsel bisa menghasilkan foto dengan resolusi lebih bagus, memiliki kapabilitas “zoom”, serta mampu menangkap kedalaman ruang (depth sensing).

Sayangnya Apple sendiri belum mengumumkan rencana perilisan iPhone terbaru. Jadi pengguna mesti lebih bersabar menunggu bukti nyata dari bocoran informasi itu.

Kalo emang kejadian, canggih banget, guys!

 

Source: Kompas.com
Advertisements

HUT ke 70 RI selamat hari kemerdekaan

Akhirnya hari kemerdekaan telah tiba, dimana 70 tahun yang lalu rakyat Indonesia berjuang mati-matian melawan penjajah dari bangsa asing yang ingin menguasai negri ini, baik sumberdaya alam mau pun sumber daya manusianya. Dan sekarang sudah 70 tahun setelah kemerdekaan Indonesia apakah kita sudah benar-benar merdeka? Ya bangsa kita sudah benar-benar merdeka, tinggal bagai mana kita menjaga kemerdekaan ini dan mengenang jasa para pahlawan karena Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.

Saya teringat akan kata bung karno Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” Kalimat Bung Karno itu terasa makin aktual dengan konteks kekinian. Di era pra kemerdekaan, lawan para pejuang kemerdekaan kita jelas, kaum penjajah. Bangsa Belanda yang jelas segala-galanya berbeda dengan bangsa kita. Kulitnya bule, rambutnya pirang jagung… pendek kata… sangat mudah mengidentifikasi musuh.

Mengenali musuh kita sekarang? Jelas susah kita kenali, sebab mereka adalah bangsa kita sendiri. Yang berperan sebagai pemeras, berkulit sama. Yang berperan sebagai penindas, bangsa kita juga. Yang berperan sebagai tukang gebuk, ya orang kita juga. Yang berperan sebagai pengatur aturan, juga bangsa sendiri. Praktik-praktik penjajahan dalam bentuk yang lebih canggih, sejatinya merebak di sekeliling kita.

Oleh karena itu harus di tanamkan jiwa nasionalis dari sejak dini, jiwa yg bangga atas bangsanya dan jiwa yang merasa memiliki bangsa ini karena ketika kita merasa memiliki maka kita akan menjaga dan bangga akan bangsa ini bangsa Indonesia, terutama untuk para pemuda sebagai kekuatan terbesar bangsa ini untuk ikut membangun bangsa serta mempunyai semangat dan tekad berjuang.  Karna seperti kata bung karno “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” .

Berjayalah terus Indonesia ku… terus kibarkan merah putih di atas cakrawala

Pesan dari saya, “tanamkan jiwa nasionalis dalam diri kalian, biar setiap hari kita bangga akan indonesia dan berkembang untuk mengembangkan negara indonesia kita yang tercinta “Sekian dari saya, para pemuda indonesia lanjutkanlah berjuang untuk kemakmuran anak & cucu kita dimasadepan nanti,

Dan seperti kata bung hatta jatuh bangunnya negara ini, sangat tergantung dari bangsa ini sendiri. Makin pudar persatuan dan kepedulian, Indonesia hanyalah sekedar nama dan gambar seuntaian pulau di peta. Jangan mengharapkan bangsa lain respek terhadap bangsa ini, bila kita sendiri gemar memperdaya sesama saudara sebangsa, merusak dan mencuri kekayaan Ibu Pertiwi

Merdekaaaaaa… merdekaaaaa….